• 1
  • 1
  • 1
  • 1
  • 1
  • 1

Sabtu, 16 April 2016

ILMU SOSIAL DASAR ( WARGA NEGARA DAN NEGARA ).

WARGA NEGARA
a.      Pengertian
 Warga negara merupakan terjemahan kata citizens (bahasa Inggris) yang mempunyai arti ; warga negara, petunjuk dari sebuah kota, sesama warga negara , sesama penduduk, orang setanah air; bawahan atau kaula
Warga mengandung arti peserta, anggota atau warga dari suatu organisasi atau   perkumpulan. Warga negara artinya warga atau anggota dari organisasi yg bernama  negara.

b.      Kriteria Menjadi Warga Negara Indonesia (WNI)
Berdasar UU Nomor 12 tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia dijelaskan bahwa orang asing dapat menjadi warga negara Indonesia (WNI) setelah memenuhi syarat dan tatacara yang diatur dalam peraturan dan undang-undang. Pada pasal 8, disebutkan “Kewarganegaraan Republik Indonesia dapat juga diperoleh melalui pewarganegaraan.” Sedangkan pengertian pewarganegaraan adalah tata cara bagi orang asing untuk memperoleh Kewarganegaraan Republik Indonesia melalui permohonan.

c.       Syarat Menjadi WNI
Permohonan pewarganegaraan dapat diajukan oleh pemohon jika memenuhi persyaratan seperti disebut dalam pasal 9, yakni:
1.                  Telah berusia 18 (delapan belas) tahun atau sudah menikah;
2.                  Pada waktu mengajukan permohonan sudah bertempat tinggal di wilayah negara Republik Indonesia paling singkat 5 (lima ) tahun berturut-turut atau paling singkat 10 (sepuluh) tahun tidak berturut-turut;
3.                  Sehat jasmani dan rohani;
4.                  Dapat berbahasa Indonesia serta   mengakui  dasar negara Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia  Tahun 1945;
5.                  Tidak pernah dijatuhi pidana karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 1 (satu) tahun atau lebih;
6.                  Jika dengan memperoleh Kewarganegaraan Republik Indonesia, tidak menjadi berkewarganegaraan ganda;
7.                  Mempunyai pekerjaan atau berpenghasilan tetap; dan
8.                  Membayar uang pewarganegaraan ke Kas Negara.
Prosedur berikutnya antara lain permohonan harus ditulis dalam bahasa Indonesia di atas kertas bermeterai. Keputusan akhir atas permohonan adalah pada Presiden. Bila dikabulkan oleh Presiden maka status WNI dinyatakan berlaku efektif sejak pemohon mengucapkan sumpah atau janji setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

d.              Sifat Warga Negara
Sebagai warga negara yang menjadi bagian dari suatu penduduk bisa menjadi unsur negara. warga negara lebih sesuai dengan kedudukannya sebagai orang merdeka dibandingkan dengan kawula negara karena warga negara mengandung arti peserta, anggota, atau warga dari suatu negara, yakni peserta dari suatu persekutuan yang didirikan dengan kekuatan bersama. Untuk itu, setiap warga negara mempunyai persamaan hak di hadapan hukum. Semua warga negara memiliki kepastian hak, privasi, dan tanggung jawab.

e.              Hak dan Kewajiban Warga Negara dan Negara
Hak dan kewajiban negara terhadap warga negara pada dasarnya merupakan kewajiban dan hak warga terhadap negara.Beberapa contoh kewajiban negara adalah kewajiban negara untuk menjamin sistem hukum yang adil, kewajiban negara untuk menjamin hak asasi warga negara, kewajiban negara untuk mengembangkan sistem pendidikan nasional untuk rakyat, kewajiban negara memberi jaminan sosial, kewajiban negara memberi kebebasan beribadah.


2.2       NEGARA
a.              Pengertian
Negara adalah suatu daerah atau wilayah yang ada di permukaan bumi yang didalamnya terdapat suatu pemerintahan yang mengatur ekonomi, politik, sosial, budaya, pertahanan keamanan, dan lain sebagainya. Di dalam suatu negara minimal terdapat unsur-unsur negara seperti rakyat, wilayah, pemerintah yang berdaulat serta pengakuan dari negara lain.
Selain pengertian tersebut. Adapun pengertian-pengertia negara bedasarkan pendapat beberapa ahli, diantaranya adalah :
1.      Roger F. Soltau : Negara adalah alat atau wewenang yang mengatur atau mengendalikan persoalan bersama atas nama masyarakat.
2.      Georg Jellinek : Negara merupakan organisasi kekuasaan dari kelompok manusia yang telah berdiam di suatu wilayah tertentu.
3.      Prof. R. Djokosoetono : Negara adalah suatu organisasi manusia atau kumpulan manusia yang berada di bawah suatu pemerintahan yang sama.
4.      Prof. Mr. Soenarko : Negara ialah organisasi manyarakat yang mempunyai daerah tertentu, dimana kekuasaan negara berlaku sepenuhnya sebagai sebuah kedaulatan.
5.      Aristoteles : Negara adalah perpaduan beberapa keluarga mencakupi beberapa desa, hingga pada akhirnya dapat berdiri sendiri sepenuhnya, dengan tujuan kesenangan dan kehormatan bersama.


b.      Fungsi Negara
1.      Mensejahterakan serta memakmurkan rakyat
Negara yang sukses dan maju adalah negara yang bisa membuat masyarakat bahagia secara umum dari sisi ekonomi dan sosial kemasyarakatan.
2.      Melaksanakan ketertiban
Untuk menciptakan suasana dan lingkungan yang kondusif dan damani diperlukan pemeliharaan ketertiban umum yang didukung penuh oleh masyarakat.
3.      Pertahanan dan keamanan
Negara harus bisa memberi rasa aman serta menjaga dari segala macam gangguan dan ancaman yang datang dari dalam maupun dari luar.
4.      Menegakkan keadilan
Negara membentuk lembaga-lembaga peradilan sebagai tempat warganya meminta keadilan di segala bidang kehidupan.

c.       Teori Terbentuknya Negara
1.      Teori Hukum Alam (Plato dan Aristoteles).
Kondisi Alam => Berkembang Manusia => Tumbuh Negara.
2.      Teori Ketuhanan
Segala sesuatu adalah ciptaan Tuhan, termasuk adanya negara.
3.      Teori Perjanjian (Thomas Hobbes)
Manusia menghadapi kondisi alam dan timbulah kekerasan, manusia akan musnah bila ia tidak mengubah cara–caranya. Manusia pun bersatu (membentuk negara) untuk mengatasi tantangan dan menggunakan persatuan dalam gerak tunggal untuk kebutuhan bersama. Di dalam prakteknya, terbentuknya negara dapat pula disebabkan karena:
1.      Penaklukan.
2.      Peleburan.
3.      Pemisahan diri
4.      Pendudukan atas negara/wilayah yang belum ada pemerintahannya.

d.      Unsur Negara
1.      Konstitutif
Negara meliputi wilayah udara, darat, dan perairan (unsur perairan tidak mutlak), rakyat atau masyarakat, dan pemerintahan yang berdaulat.

2.      Deklaratif
Negara mempunyai tujuan, undang–undang dasar, pengakuan dari negara lain baik secara de jure dan de facto dan ikut dalam perhimpunan bangsa–bangsa, misalnya PBB.

e.      Bentuk Negara
1.      Negara kesatuan
-            Negara Kesatuan dengan sistem sentralisasi
-            Negara Kesatuan dengan sistem desentralisasi
2.      Negara serikat
Di dalam negara ada negara yaitu negara bagian.

f.        Sifat-Sifat dari Negara
Sifat organisasi negara berbeda dengan organisasi lainnya. Sifat negara antara lain :
1.      Sifat memaksa agar peraturan perundang-undangan di taati dan dengan demikian penertiban dalam masyarakat tercapi serta timbulnya anarki dicegah. Maka negara memiliki sifat memaksa dalam arti mempunyai kekuasaan untuk memakai kekerasan fisik secara lega.
2.      Sifat Monopoli, Negara mempunyai monopoli dalam menetapkan tujuan bersama dari masyarakat. Dalam rangka ini negara dapat menyatakan bahwa suatu aliran ke percayaan atau aliran politik tertentu di kurangi hidup dan disebarluaskan oleh karena dianggap bertentang dengan tujuan masyarkat.
3.      Sifat mencakup semua (all encompassing, all embracing). Semua peraturan perundang-undangan berlaku untuk semua orang tanpa terkecuali
4.      Sifat totalitas , Segala hal tanpa terkecuali menjadi kewenangan negara. Contoh : semua orang harus membayar pajak, semua orang sama di hadapan hukum dan lainnya.
Negara merupakan wadah yang memungkinkan seseorang dapat mengembangkan bakat dan potensinya. Negara dapat memungkinkan rakyatnya maju berkembang melalui pembinaan.

SUMBER LINK :

ILMU SOSIAL DASAR ( PEMUDA DAN SOSIALISASI ).


     1.  INTERNALISASI BELAJAR DAN SPESIALISASI

    Di kutip dari buku Ilmu Sosial Dasar karya Drs. H Abu Ahmadi, internalisasi adalah proses norma-norma kemasyarakatan yang tidak berhenti sampai institusionalisasi saja, akan tetapi norma-norma tersebut sudah mendarah daging dalam jiwa anggota-anggota masyarakat. Sehingga untuk pengertian internalisasi belajar dan spesialisasi adalah proses sosialisasi pembelajaran mengenai norma-norma kemasyarakatan untuk merubah tingkah laku yang semula tidak dimiliki oleh individu tersebut secara khusus. Proses sosialisasi biasanya diberikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga para pemuda dapat menerapkannya pada kesehariannya.


     2.  POLA DASAR PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN GENERASI MUDA
    
    Pola dasar pembinaan dan pengembangan generasi muda disusun berlandaskan:
  • Landasan Idiil                       : Pancasila
  • Landasan konstitusional       : Undang-Undang Dasar 1945
  • Landasan stategis                : Garis – garis Besar Haluan Negara 
  • Landasan historis                 : Sumpah Pemuda 1928 dan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945
  • Landasan Normatif               : Etika, tata nilaidan tradisi luhur
    Pengertian pokok pembinaan dan pengembngan generasi muda meliputi 2 hal, yaitu:
  1. Generasi muda sebagai objek pembinaan dan pengembangan  :  generasi muda masih memerlukan pembinaan dan pembekalan-pembakalan untuk menumbuhkan potensi dan kemampuan ke tingkat optimal.
  2. Generasi muda sebagai subyek : generasi muda mampu menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi bangsa dengan kemampuan dan keahlian yang dimilikinya.
    Menurut pola dasar pembinaan dan pengembangan generasi muda bahwa permasalahan generasi muda dapat dilihat dari beberapa aspek sosial, yaitu :
  • Sosial Psikologi
  • Sosial Budaya
  • Sosial Ekonomi
  • Sosial Politik
    Dari aspek-aspek sosial di atas, masalah-masalah yang menyangkut generasi muda adalah sebagai berikut :
  • Menurunnya jiwa idealisme, patriotisme, dan nasionalisme di kalangan masyarakat termasuk generasi muda.
  • Kekurangpastian akan masa depan generasi muda.
  • Belum seimbangnya fasilitas pendidikan dengan jumlah generasi muda, baik formal ataupun nonformal.
  • Kurangnya pengertian tentang gizi dan menu seimbang di kalangan masyarakat berpenghasilan rendah.
  • Banyaknya pernikahan di bawah umur.
  • Adanya generasi mudayang menderita fisik, mental,  sosial yang membutuhkan usaha-usaha yang lebih serius, agar mereka dapat berkembang menjadi masyarakat yang produktif.
  • Belum adanya perundang-undangan yang menyangkut generasi muda.
  • Meningkatnya kenakalan remaja dan penggunaan narkotika.
  • Masih adanya pergaulan bebas.

     3.  PERGURUAN DAN PENDIDIKAN

     3.1.  Pengertian Perguruan dan Pendidikan

    Pendidikan adalah usaha sadar  dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki ilmu di bidang keinginannya masing-masing agar bermanfaat bagi agama, keluarga, masyarakat, dan bangsa.

    Sedangkan perguruan tinggi adalah satuan pendidikan penyelenggara pendidikan tinggi disebut Mahasiswa sedangkan tenaga pendidikan perguruan tinggi disebut dosen. disinilah seseorang dapat mengembangkan lebih dalam lagi ilmu-ilmu yang telah didapat dari pendidikan sebelumnya (SD,SMP,SMA), yang akan berpeluang besar menggantikan generasi sebelumnya, dan dapat memajukan bangsa dan negaranya.

     3.2.  Pengembangan Potensi Generasi Muda

    Pengembangan potensi generasi muda dapat dilakukan dengan cara menjalankan program wajib belajar selama 12 tahun. Hal ini dilakukan agar tidak akan terjadi akibat seperti pengangguran semakin banyak, tidak adanya generasi muda yang produktif, maraknya perampokan dan pembunuhan dan kejahatan lainnya.

    Saat ini pemerintah memilki program sekolah gratis selama 9 tahun dan di daerah khusus seperti Jakarta, untuk siswa-siswa yang kurang mampu telah diberikan kartu pintar untuk tambahan uang saku dan pembelian alat sekolah siswa. Dan di beberapa daerah lain sudah ada program Bantuan Operasional Sekolah (BOS). BOS diberikan dengan tujuan untuk membantu sekolah dalam membeli fasilitas sekolah yang digunakan untuk menunjang proses belajar mengajar.

    Individu harus mengenyam pendidikan dikarenakan setiap individu harus sekolah Minimal selama 12 tahun agar disaat seseorang beranjak dewasa, seseorang itu dapat bermanfaat sebagai pemuda yang aktif di dalam lingkungan masyarakat dan akan menjadi generasi penerus yang akan menjadi pemimpin yang baik mengerti rakyat dan memajukan bangsa ini ke arah yang lebih baik.


     4.  PENDAPAT MAHASISWA MENGENAI PEMUDA DAN SOSIALISASI

    Menurut saya, pemuda dalam menjalankan peran sosialnya di masyarakat dapat dikatakan cukup penting. Sebagai generasi penerus bangsa, pemuda harus terus turut serta berperan aktif dalam pembangunan bangsa. Dalam usia yang produktif, pemuda dapat menciptakan dan mengembangkan aktivitas dan kreativitas di lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu, para pemuda harus sungguh-sungguh mempersiapkan diri dengan menempuh pendidikan formal maupun non formal. Dengan begiitu, generasi muda diharapkan dapat turut aktif dalm mengisi kemerdekaan.

    Saat ini, pemerintah telah berusaha membantu masyarakat agar dapat mengenyam pendidikan hingga jenjang SMA. Dengan adanya program wajib belajar 12 tahun yang baru digerakkan pada tahun 2013 ini, pemerintah berharap agar Indonesia dapat menciptakan generasi penerus yang produktif. Pemerintah juga telah memberikan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di beberapa sekolah daerah-daerah. Hal ini dilakukan agar dapat membantu sekolah dalam membeli fasilitas sekolah yang digunakan untuk menunjang proses belajar mengajar. Selain itu, di daerah khusus ibu kota Jakarta, pemerintah setempat telah membuat kartu pintar untuk membantu siswa yang kurang mampu untuk tetap sekolah.

Sumber Link :

http://eritaku.tumblr.com/post/66342725111/assignment-ilmu-sosial-dasar-pemuda-dan

ILMU SOSIAL DASAR ( INDIVIDU, KELUARGA, DAN MASYARAKAT).

1. Pertumbuhan Individu dan Fungsi Keluarga

   1.1.   Pertumbuhan Individu

        Pertumbuhan individu adalah suatu perubahan yang menuju ke arah yang lebih maju dan lebih dewasa. Pertumbuhan individu ini terjadi tidak hanya begitu saja, ada beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya pertumbuhan individu. Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan secara garis besar digolongkan menjadi tiga golongan, yaitu Pendirian Nativistik, Pendirian Empiristik dan Environmentalistik, dan Pendirian Konvergensi dan Interaksionisme.

   1.2.   Fungsi Keluarga

        Sebagai unit terkecil dari masyarakat, keluarga juga memiliki fungsi untuk menjalankan peranannya. Keluarga sebagai kelompok sosial terdiri dari sejumlah individu, memiliki hubungan antar individu, terdapat ikatan, kewajiban, tanggung jawab di antara individu tersebut. Inilah yang disebut dengan fungsi keluarga. Berikut ini adalah macam-macam fungsi keluarga :
  • Fungsi Biologis
  • Fungsi Pemeliharaan
  • Fungsi Ekonomi
  • Fungsi Keagamaan
  • Fungsi Sosial
   2.   Individu, Keluarga, dan Masyrakat

        Kata individu berasal dari bahasa latin “individiuum” yang artinya yang tak terbagi. Menurut Dr.A.Lysen, individu merupakan kesatuan yang tak terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan.
Pengertian Keluarga

        Kata keluarga berasal dari bahasa Sanskerta “kulawarga” yang berarti anggota. Dari bahasa sansekerta ini, keluarga memiliki pengertian lingkungan yang terdapat beberapa orang yang masih memiliki hubungan darah. Secara umum, keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan.
Pengertian Masyarakat

        Kata masyarakat berasal dari bahasa Arab “musyarak” yang berarti suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas. Secara umum, masyarakat adalah sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur.


   3.   Hubungan Antara Individu, Keluarga, dan Masyarakat

   3.1.   Hubungan individu dengan keluarga
        Individu memiliki hubungan yang erat dengan keluarga, yaitu dengan ayah, ibu, kakek, nenek, paman, bibi, kakak, dan adik. Hubungan ini dapat dilandasi oleh nilai, norma dan aturan yang melekat pada keluarga yang bersangkutan. Dengan adanya hubungan keluarga ini, individu pada akhirnya memiliki hak dan kewajiban yang melekat pada dirinya dalam keluarga.

   3.2.   Hubungan individu dengan masyarakat

        Hubungan individu dengan masyarakat terletak dalam sikap saling menjunjung hak dan kewajiban manusia sebagai individu dan manusia sebagai makhluk sosial. Mana yang menjadi hak individu dan hak masyarakat hendaknya diketahui dengan mendahulukan hak masyarakat daripada hak individu.

   4.   Urbanisasi
        Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota. Ajakan dari teman atau sanak saudara, informasi media massa, impian pribadi, terdesak kebutuhan ekonomi, dapat dijadikan alasan terjadinya proses urbanisasi.

   5   Pendapat Mahasiswa Mengenai Individu, Keluarga, dan Masyarakat

         Keluarga dan masyarakat tidak akan terbentuk jika tidak adanya individu. Dengan adanya perkembangan individu, maka terbentuklah keluarga. Individu, keluarga, dan masyarakat memiliki fungsinya masing-masing untuk menjalankan perannya, tetapi ketiga komponen tersebut memiliki hubungan yang cukup erat dalam kehidupan sosial. Seperti hubungan individu dengan keluarga. Masing-masing individu dalam keluarga memiliki hak dan kewajiban dalam berperan dalam suatu keluarga. Dan pada hubungan individu dengan masyarakat, sebagai makhluk sosial, ada baiknya hak masyarakat didahulukan daripada hak individu. Contohnya, jika ada kegiatan kerja bakti di lingkungan, ada baiknya kita ikut berpartisipasi dibandingkan harus mendahulukan acara pribadi kita seperti akan mengadakan rekreasi. Oleh karena itu, jika proses pembentukan individu dengan baik, maka akan terbentuk keluarga dan masyarakat yang baik pula.

Sumber Link :

Kamis, 01 Oktober 2015

Teknologi Interface

Augmented Reality
AR dapat diaplikasikan untuk semua indera, termasuk pendengaran, sentuhan, dan penciuman. Selain digunakan dalam bidang-bidang seperti kesehatan, militer, industri manufaktur, AR juga telah diaplikasikan dalam perangkat smartphone.

Augmented Reality atau dalam bahasa Indonesia Realitas tertambah dan dikenal dengan singkatan bahasa inggrisnya AR (augmented reality), adalah teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi dan ataupun  sebuah lingkungan nyata tiga dimensi lalu memproyeksikan bendabenda maya tersebut dalam waktu yang nyata.

Benda benda menampilkan informasi atauoutput yang tidak dapat diterima oleh pengguna dengan kasat mata. Hal ini membuat AR sesuai sebagai alat untuk membantu persepsi dan interaksi penggunanya dengan dunia nyata. Informasi yang ditampilkan oleh benda maya membantu pengguna melaksanakan kegiatan - kegiatan dalam dunia nyata.

Augmented Reality dapat diaplikasikan untuk semua indera, termasuk pendengaran, dan sentuhan. selain digunakan dalam bidang - bidang seperti kesehatan, militer, industri manufaktur, Augmented Reality juga telah di aplikasikan dalam perangkat smartphone. 

# Komentar saya berdasarkan IMK  (Interaksi Manusia dan Komputer)

Teknologi ini merukan inovasi dari computer grafik yang sangat menarik dimana sebuah objek dapat menyajikan visualilasi dan animasi yang dimana dapat membantu dan mempermudah kita dalam pembelajaran, kesehatan, industri dan lainya.
Contoh interaksi antara pengguna (User) dan Augmented Reality (Sistem Operasi) yaitu ketika pengguna yang mempunyai smartphone atau komputer mengoprasikan aplikasi Augmented Reality yang nantinya dia akan tersambung dengan kamera pada perangkat pengguna yang lalu pengguna menghadapkan kamera tersebut kepada sebuah objek yang menghasilan interface yang menampilkan output atau informasi berupa wujud 3D, dan terlebih lagi user dapar membaca sebuah text info, vidio, foto dan gambar, dan audio dari sebuah objek yang lebih menarik dan interaktif sehingga AR merupakan terobosan baru dalam dunia teknologi untuk memberikan informasi.

Sumber 
http://ajarieljonathan.blogspot.co.id/2015/09/user-interface-argumented-reality.html

Sabtu, 02 Mei 2015

2.1 Pengertian laporan keuangan bank


Dalam Prinsip-prinsip  Akuntansi Indonesia (Ikatan Akuntaan Indonesia, 1974) dikatakan bahwa  laporan keuangan ialah neraca dan perhitungan rugi laba serta segala keterangan-keterangan yang dimuat dalam lampiran-lampirannya antara lain laporan sumber dan penggunaan dana-dana. Sedangkan menurut Zaki Baridwan (1995:4) mengemukakan bahwa laporan keuangan adalah merupakan suatu hasil akhir dari pencatatan, yang merupakan suatu rangkaian dari transaksi keuangan yang terjadi selama tahun buku perusahaan yang bersangkutan. Jadi dapat disimpulkan bahwa laporan keuangan bank adalah catatan informasi keuangan suatu bank pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja bank tersebut.
     Laporan keuangan adalah bagian dari proses pelaporan keuangan. Laporan keuangan yang lengkap biasanya meliputi :

  • Neraca
  • Laporan laba rugi
  • Laporan perubahan ekuitas

Laporan perubahan posisi keuangan yang dapat disajikan berupa laporan arus kas atau laporan arus dana. Catatan dan laporan lain serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral dari laporan keuangan.
     Unsur yang berkaitan secara langsung dengan pengukuran posisi keuangan adalah aktiva, kewajiban,dan ekuitas. Sedangkan unsur yang berkaitan dengan pengukuran kinereja dalam laporan laba rugi adalah penghasilan dan beban. Laporan posisi keuangan biasanya mencerminkan berbagai unsur laporan laba rugi dan perubahan dalam berbagai unsur neraca.
  1. NERACA. Menurut harahap (2007:107) mengemukakan bahwa: “Laporan neraca atau daftar neraca disebut juga laporan posisi keuangan perusahaan. Laporan ini menggambarkan posisi aktiva, kewajiban, dan modal pada saat tertentu. Laporan ini disusun setiap saat dan merupakan opname situasi keuangan pada saat itu.”
  2. Laporan Laba rugi. Laporan laba rugi merupakan laporan mengenai pendapatan dan beban-beban suatu perusahaan selama periode tertentu. Laporan laba rugi juga merupakan tujuan utama untuk mengukur tingkat keuntungan dari perusahaan dalam suatu periode tertentu. Menurut Munawir (2004:28) bahwa prinsip-prinsip yang umumnya ditetapkan dalam penyususnan laporan laba rugi adalah sebagai berikut:
    1. Bagian yang pertama menunjukkan penghasilan yang diperoleh usaha pokok perusahaan (penjualan barang dagangan atau memberikan service) diikuti dengan harga pokok dari barang/service yang dijual sehingga diperoleh laba kotor.
    2. Bagian kedua merupakan biaya-biaya operasional yang terdiri dari biaya penjualan dan biaya umum/administrasi (operating expense).
    3. Bagian ketiga menunjukkan hasil-hasil yang diperoleh diluar operasi pokok perusahaan yang diikuti dengan biaya-biaya yang terjadi diluar usaha pokok perusahaan (non operating/financial income dan expenses).
    4. Bagian keempat menunjukkan rugi/laba yang insidentil (extraordinary gain or loss) sehingga akhirnya diperoleh laba bersih sebelum pajak pendapatan.
  3. LAPORAN AKTIVA PRODUKTIF.  Berdasarkan SK DIR BI No. 3 1/147/KEP/DIRTanggal12 November 1998 telah ditetapkan tentang ketentuan baru mengenai kualitas aktiva produktif, bahwa yang dimaksud dengan kualitas aktiva produktif adalah penanaman dana bank, baik dalam rupiah maupun valuta asing, dalam bentuk kredit, surat berharga, penempatan dana antar bank, penyertaan saham, termasuk komitmen dan kontijensi pada transaksi rekening administratif. Kualitas aktiva (assets quality) yang diukur dengan assets ratio berkaitan dengan kelangsungan usaha bank. Pengelolaan aktiva diarahkan kepada pengelolaan aMiva produktif (earnings assets) dengan maksud untuk memperoleh penghasilan (Zainudin dan Jogiyanto, 1999). Dalam penelitian ini kualitas aktiva produktif yang diukur diproksikan dengan menggunakan loans to earnings assefs ra?io/LEA (Zainudin dan Jogiyanto, 1999) dan return on risked assets/RORA (Payamta dan Machfoedz, 1999). Yang dimaksud dengan earnings assets adalah kualitas aktiva produktif, sedangkan risked assets adalah penanaman dana dalam bentuk kredit, surat berharga, dan penempatan pada bank lain.
  4. LAPORAN KOMITMEN DAN KONTIGENSI
    • Komitmen Adalah ikatan atau kontrak berupa janji yang tidak dapat dibatalkan secara sepihak dan harus dilaksanakan apabila persyaratan yang telah disepakati bersama dipenuhi.
    • Adalah suatu keadaan yang masih diliputi ketidakpastian mengenai kemungkinan diperolehnya laba / rugi oleh suatu perusahaan yang baru akan terselesaikan dgn terjadi / tidak terjadinya satu / lebih peristiwa dimasa yang akan datang. Pengungkapan akan peristiwa kontijensi dihatuskan dalam laporan keuangan.
  5. RASIO.  Analisis Rasio Finansial Penggunaan analisis rasio untuk melakukan interpretasi dan menganalisis laporan keuangan akan menggunakan ukuran tertentu yg disebut rasio.Rasio merupakan bentuk rumusan matematis yg menunjukkan hubungan di antara angka tertentu yg dpt digunakan untuk menjelaskan hubungan antara dua macam data finansiil. Analisis Ratio Keuangan pada dasarnya terdiri atas 2 macam perbandiangan yakni: 1.Dengan cara membandingkan rasio waktu tertentu dg rasio dr waktu sebelumnya dari perusahaan yg sama. Cara ini akan memberikan informasi perubahan rasio dr waktu ke waktu sehingga bisa diketahui perkembangannya dan dapat untuk proyeksi pada masa yad. 2.Dengan cara membandingkan rasio keuangan dari satu perusahaan tertentu dg rasio keuangan yg sama dr perusahaan lain yg sejenis atau industri (rasio industri) dalam waktu yg sama. Macam-macam Rasio Finansiil: Dilihat dari sumber di mn rasio itu dibuat, maka rasio dapat digolongkan dalam 3 golongan yakni:
    1. Rasio Neraca (Balance sheet ratios)
    2. Rasio laporan Rugi & Laba (Income statement ratios)
    3. Rasio antar laporan ( Inter-statement ratios)
Sumber :

Rabu, 08 April 2015

Tradisi Suku Sasak

Suku Sasak itu etnik asli asal Lombok, NTB. Sampai sekarang 80% penduduk Lombok yaitu suku Sasak. Ada yang bilang dulu nenek moyang berasal dari tanah Jawa menggunakan sampan, leluhur kami mendarat di sebuah pelabuhan yang lurus. Dari kisah inilah konon nama Sasak dan Pulau Lombok berasal. Sasak itu berasal dari kata “Sasak” yang berarti “Sampan”, sedangkan “Lombok” yang berarti “Lurus”. Kata Sak Sak bias berarti juga “Satu” dan kami memaknainya suku Sasak dan Pulau Lombok jadi satu kesatuan yang tak terpisahkan. Salah satu yang kami syukuri atas tanah Lombok yaitu tanahnya yang subur, itu yang membuat sebagian besar dari kami menjadi petani. Semua ini adalah akibat adanya Gunung Rinjani, ini adalah gunung aktif tertinggi (3726 mdpl) kedua di Indonesia. Kami juga menyebutnya gunung kehidupan, karena Rinjani telah mengairi sawah dan desa – desa kami hingga padi pun bias dipanen setahun 2 kali.

Namun kemarau panjang telah melanda, hujan telah lama tak turun. Ini bisa bahaya, sawah kami bisa kering, padi bisa gagal panen dan kebakaran hutan bisa mengancam gunung. Itulah mengapa orang di desa kami memainkan seruling Dewa. Seruling Dewa jadi tradisi paling tua di desa kami. Seni ini digelar untuk mengawali ritual memanggil hujan. Seruling yang dimainkan menjadi jembatan komunikasi antar kami orang Sasak dan para Dewa serta Ruh yang berdiam di Gunung Rinjani. Suara seruling mengiringi lantunan doa yang diucapkan. Ini yang menarik, para penari diharuskan oleh orang yang sudah tua, para kakek dan nenek kami di desa. Bukannya orang muda Sasak tidak bisa menari, tetapi memang keharusannya seperti itu. Orang tua dianggap suci, lebih bisa mengendalikan nafsu duniawi. Mungkin karena itulah, permohonan orang-orang yang kami  hormati ini lebih didengar para Dewa.

Pembacaan surat Lontar dimulai. Surat Lontar ini warisan berasal dari abad 14. Berisikan kisah para ksatria yang ditulis dengan huruf Jawa Kuno. Ksatria itu adalah orang-orang yang jujur, yang berani membela keputusan masyarakat. Ia memegang tanggung jawab penting untuk menjaga warga tetap aman, damai, dan sejahtera. 

Desa yang tinggali disini bernama Desa Senaru. Kata orang tua dulu, Senaru bersal dari kata “ Sinar Aru” yang artinya terang atau bercahaya. Senaru ada di kecamatan Benayan, kabupaten Lombok Utara. Dari ibukota Nusa tenggara Barat, Mataram bisa ditempuh dalam waktu 2 jam perjalanan. Kalau mau naik ke Gunung Rinjani ya melewati desa ini, desa adat ini sudah ada sejak abad ke 16. Dari dulu, Senaru memang diperuntukkan bagi orang Sasak yang diberi amanat untuk menjaga Gunung Rinjani. Semua rumah yang ada sengaja dipertahankan bentuk tradisionalnya supaya anak cucu kami tahu tentang adat dan leluhur. Ritual memanggil hujan akan berlanjut dengan meruat ke gunung Rinjani, ruat akan dilaksanakan oleh orang-orang terpilih. Sebelum berangkat orang desa akan menyiapkan masakan sebagai bekal untuk melaksanakan tugas mulia. Selain masakan, para kaum ibu juga menyiapkan sesaji yang akan kami bawa nanti, ini persembahan dari kami untuk Dewi Gunung. Sebelum semua itu dibawa, Pemangku pun memberkatinya dengan do’a. 

Meruat gunung biasanya dimulai dari Sembalun Lawang inilah padang rumput yang sangat luas di kaki gunung Rinjani. Di musim kemarau sekarang rumput menjadi kering dan mudah tersulut api, kebakaran terjadi beberapa kali, itu sebabnya padang Savanalah yang kami ruat pertama. Do’a keselamatan panjatkan agar gunung selalu terjaga, agar kami selalu tentram tinggal di kakinya. Kami berharap musim baik segera dating mengganti cuaca yang tak menentu yang tengah melanda, sebab pada gunung kami bergantung hidup, tak Cuma bertanian tapi juga sektor wisata.

Rinjani sejak lama menjadi salah satu tujuan wisata utama di Lombok, yang berkunjung tidak hanya dari Indonesia, wisatawan dari seluruh dunia juga banyak yang masuk kesini. Kami orang Sasak, tak segan membagi keindahannya. Untuk menapakiu Rinjani, pendaki bisa lewat dari 3 jalur, Sembalun Lawang, Senaru dan Torean, masing-masing punya tantangan alam yang berbeda. Selain pertanian, wisata Rinjani juga menjadi penopang hidup kami, banyak teman tiang akhirnya jadi porter dan pemandu wisata. Menjadi porter bukan hal yang mudah, soal mbeban berat yang harus dibawa itu nomer 2, namun yang utama bagaimana menjaga kepercayaan yang dititipkan oleh para tamu. Mereka harus tiba lebih dulu di pos yang telah ditentukan, sebab, tugasnya bukan hanya membawa barang, kawan-kawan tiang ini juga merangkap menjadi juru masak ditengah pegunungan, makanya, sampai penggorengan merupakan bawaan wjib, mereka menyebutnya senjata perang. Mendaki gunung itu sudah capek, makanya tamu harus dihibur dengan menu istimewa. Keindahan Rinjani dan makan enak akan menjadi pengalamn yang tidak terlupa. Buat para petualang, gunung ini tak mudah ditaklukan, menjelang puncak bukit pasir menghadang, ibaratnya naik 1 langkah namun runtuhan pasir yang kita pijak bisa membawa turun 4 langah. Buat orang Sasak, ini menambah kuat tekad kami untuk segera sampai ke tempat suci. Orang Sasak punya legenda tentang dewi Anjani, seorang putri raja yang kabur menolak kehendak sang ayahanda, Ruh dewi Anjani pun menjelma menjadi penjaga Gunung Rinjani dan bersemayam di puncaknya.


Sejarah letusan gunung Rinjani dimulai sejak tahun 1847 sampai 2004, telah 9 kali meletus yang berkisar dibagian dalam Kaldera. Kaldera yang sebagian besar terisi air, dan membentuk danau yang dinamakan danau Segara Anak. Segara Anak menjadi sumber mata air yang mengaliri seluruh pulau Lombok, karena itu semualah, tempat ini menjadi favorit para pendaki untuk berkemah. Disini kita bisa melihat gunung Rinjani memulai kehidupan baru, ditengah danau sebuah anak gunung muncul, ia dise3but gunung Baru Jari. 

Template by : kendhin x-template.blogspot.com